KODE RAHASIA HANDPHONE DAN APLIKASI UNIK LAINYA
Bagaimana Cara Menjadi Hacker ?
Tulisan ini aku buat karena aku menyadari susahnya menjadi newbie, newbie yang nanya kesana kemari dengan harapan dapet jawaban yang jelas, tetapi malah di kerjain, diisengin bahkan di boongin, lebih parahnya lagi kalo cuma di ajarin cara instan, trust me ? bisa deface 1,2, 4, ... 1000 sites tidak menjadikan kamu hacker !!! pengen terkenal ? yupe kamu berhasil !!
(mohon maaf juga, jika semua yang baca bilang kalo aku munafik, aku akuin kl aku juga pernah mendeface, but tidak ada kata terlambat untuk menyadarinya)
Stop! jangan salah menyangka dan menuduh kalo aku sudah lebih hebat dari teman2, dan merasa sok hebat untuk meng-gurui teman2, TIDAK! ini hanyalah apresiasi terhadap usaha teman-teman yang mau belajar dan terus terang artikel inipun secaragaris besar meniru artikel "HOW TO BECOME A HACKER" oleh kang "eric S R " dan telah menyalin ulang beberapa poin penting dari artikel berlicensi GPL tsb.
Artikel inipun telah di bubuhi tambalan2 dari beberapa pertanyaan yang sering di temui. Adapun yang aku coba lakukan adalah hanya coba mendokumentasikannya disini dengan harapan jika ada yang memerlukannya dapat dengan mudah me-referer ke artikel ini.
Soal Version 1.0, aku sengaja menambahkan versi agar artikel ini tidak baku, artinya bisa di perbaiki, dihapus, di edit, di sempurnakan sesuai dengan masukan dari semua teman2 dan perkembangan yang terjadi nantinya.
[F.A.Q]
T : Tolong Jelaskan Apa Itu HAcker ?
J : Hacker adalah: Seseorang yang tertarik untuk mengetahui secara mendalam mengenai kerja suatu system, komputer, atau jaringan komputer.
T : Maukah Anda mengajari saya cara hacking?
J : Hacking adalah sikap dan kemampuan yang pada dasarnya harus dipelajari sendiri.
Anda akan menyadari bahwa meskipun para hacker sejati bersedia membantu, mereka tidak akan menghargai Anda jika Anda minta disuapi segala hal yang mereka ketahui.
Pelajari dulu sedikit hal. Tunjukkan bahwa Anda telah berusaha, bahwa Anda mampu belajar mandiri. Barulah ajukan pertanyaan-pertanyaan spesifik pada hacker yang Anda jumpai.
Jika toh Anda mengirim email pada seorang hacker untuk meminta nasihat, ketahuilah dahulu dua hal:
Pertama, kami telah menemukan bahwa orang-orang yang malas dan sembrono dalam menulis biasanya terlalu malas dan sembrono dalam berpikir sehingga tidak cocok menjadi hacker -- karena itu usahakanlah mengeja dengan benar, dan gunakan tata bahasa dan tanda baca yang baik, atau Anda tidak akan diacuhkan.
Kedua, jangan berani-berani meminta agar jawaban dikirim ke alamat email lain yang berbeda dari alamat tempat Anda mengirim email; kami menemukan orang-orang ini biasanya pencuri yang memakai account curian, dan kami
tidak berminat menghargai pencuri
T : Kalau begitu arahkan saya?
J : Baiklah, kamu harus belajar !!
T : Apa yang harus di pelajari ?
J : Networking (jaringan) , Programing , Sistem Operasi , Internet
T : wow, apa gak terlalu banyak tuh ?
J : Tidak, Semua itu tidak harus kamu kuasai dalam waktu cepat, basicnya yang penting
Ingat semua itu perlu proses!
T : Networking saya mulai dari mana ?
J : Pengetahuan dasar jaringan ( konsep TCP/IP) , komponen dasar jaringan, topologi jaringan, terlalu banyak artikel yang dapat kamu baca dan buku yang bertebaran di toko toko buku, atau kamu bisa mencoba berkunjung kesitus ilmukomputer.com
T : Untuk programing ?
J : Mungkin yang terpenting adalah 'logika' pemrograman , jadi lebih kearah pemanfaatan logika , ada baiknya belajar algoritma , pengenalan flowchart atau bagan alur untuk melatih logika (teoritis) serta untuk prakteknya sangat disarankan belajar pemrograman yang masih menomer satukan logika/murni
T : Kalau begitu bahasa pemrograman apa yang harus saya pelajari awalnya?
J : Bahasa Pemrograman apapun sebenarnya sama baik, tetapi ada baiknya belajar bahasa seperti C , Perl , Phyton, Pascal, C++ , bukan berarti menjelek-jelekkan visual programing ( nanti kamu akan tau bedanya ) (*ini murni pengalaman pribadi).
my life is story
Senin, 07 November 2016
Bam
Senin, 10 Agustus 2015
the story king of zikjek
dahulu kala ada sebuah kerajaan yang aman, damai dan sejahtera namun cahaya kegelapan memasuki kerajaan itu dan seketika kerajaan tersebut tak terkendali banyak penderitaan yg di alami oleh rakyat kerajaan, tp ada seorang kakek tua yang meramal kan bahwa akan ada cahaya terang yang akan membantu kerajaan tersebut menjadi damai kembli.
awal kisah the story king of zikjek
nama kerajaan tersebut adalah Winter, dan raja nya bernama Agro dahulu nya dia seorang pejuang kedamaian di kerajaan winter namun ia dirasuki oleh cahaya kegelapan yang ingin menguasai semua dunia akhirnya raja Agro menjadi raja yang kejam semua yang menentang nya akan dibantai habis dan diluluh lantah kan tp ada sebuah cahaya terang yang akan membantu untuk melenyapkan cahaya hitam tersebut karena seorang kakek tua yang misterius telah meramalkannya awalnya raja agro tidak percaya dengan semua itu tp raja agro mencari tau dengan sihirnya dan saat itu seorang anak lahir yang disinari cahaya terang raja agro mulai takut lalu ia menyuruh pasukannya untuk membunuh semua anak yang lahir disinari cahaya terang namun ada satu anak yang lolos dari Raja Agro karena pada saat itu ada kelurga kecil dan sangat miskin orang tua nya melahirkan seorang anak yang disinari cahaya terang dan dia bernama
dahulu kala ada sebuah kerajaan yang aman, damai dan sejahtera namun cahaya kegelapan memasuki kerajaan itu dan seketika kerajaan tersebut tak terkendali banyak penderitaan yg di alami oleh rakyat kerajaan, tp ada seorang kakek tua yang meramal kan bahwa akan ada cahaya terang yang akan membantu kerajaan tersebut menjadi damai kembli.
awal kisah the story king of zikjek
nama kerajaan tersebut adalah Winter, dan raja nya bernama Agro dahulu nya dia seorang pejuang kedamaian di kerajaan winter namun ia dirasuki oleh cahaya kegelapan yang ingin menguasai semua dunia akhirnya raja Agro menjadi raja yang kejam semua yang menentang nya akan dibantai habis dan diluluh lantah kan tp ada sebuah cahaya terang yang akan membantu untuk melenyapkan cahaya hitam tersebut karena seorang kakek tua yang misterius telah meramalkannya awalnya raja agro tidak percaya dengan semua itu tp raja agro mencari tau dengan sihirnya dan saat itu seorang anak lahir yang disinari cahaya terang raja agro mulai takut lalu ia menyuruh pasukannya untuk membunuh semua anak yang lahir disinari cahaya terang namun ada satu anak yang lolos dari Raja Agro karena pada saat itu ada kelurga kecil dan sangat miskin orang tua nya melahirkan seorang anak yang disinari cahaya terang dan dia bernama
Minggu, 10 Maret 2013
Setelah kita mengetahui jobdesc tiap-tiap protokol di tiap layer dari posting-posting sebelumnya, sekarang mari kita belajar mendesign topologi jaringan. Untuk contoh kali ini, kita menggunakan topologi standar untuk belajar, yaitu menggunakan Ehternet, topologi star, hehehe…
Ceritanya kita mendesign suatu ruangan yang terdiri dari 3 komputer. Apa yang kita butuhkan untuk membuat mereka semua bisa saling terkoneksi di jaringan? Dan apa yang kita butuhkan untuk membuat mereka semua bisa saling terkoneksi dengan jaringan lain?
Setelah anda mengetahui pengklasifikasian jaringan dari posting saya yang lalu, mari kita membagi kebutuhan untuk contoh kasus kali ini:
Network-Device: 3 buah komputer
Network-Communication-Device: 1 buah Hub
Network-Medium: 3 buah Kabel UTP yang ujungnya di cremp dengan konektor RJ-(Registered Jack)-45. Dengan implementasi straight, karena untuk PC ke Hub.
Network-Interface-Card: 3 buah LAN Card / Ethernet Card
Network-Operating-System: 3 Sistem Operasi yang kernelnya mendukung protokol komunikasi TCP/IP
Dan kita pasang deh… yak.. jadi! Gambarnya seperti ini:
Topologi LAN Lab Warkop
Topologi LAN Lab Warkop
Mungkin ada pertanyaan dalam hati… Kenapa sih IP jaringan lokal biasanya berawalan 192.x.x.x atau 10.x.x.x? Hm… itu ada ketentuannya dari RFC… jadi ada alamat IP yang dialokasikan untuk kebutuhan tertentu. Seperti 192.x.x.x digunakan untuk jaringan lokal. IP 127.x.x.x digunakan untuk menunjuk host itu sendiri (loopback). Coba aja ketika komputer anda sedang mode STANDALONE, lakukan perintah “ping 127.65.32.23” (ngasal masukinnya, tepi mestinya ngefek hehe)… dijamin tetep ada reply. (Soalnya itu emang nge-ping ke diri sendiri.. hehe)
Untuk subnet, IP 192.x.x.x adalah termasuk IP kelas C. Apaan itu kelas IP?? Yah, lagi-lagi ini masalah standarisasi. TIPS: Untuk tau lebih jauh aturan-aturan di jaringan, browsing2 aja ya.. hehe.. Ga usah panik atau bingung.. Ikutin aja.. hihi.. IP kelas C mempunya default mask 255.255.255.0 yang berarti seluruh host yang ada di IP itu selama masih berada di network 192.168.0.X berarti masih dalam satu jaringan atau satu subnet.
Saya membuat konfigurasi tiap NetDevice seperti ini. Dan seharusnya, ini sudah membuat mereka berhasil saling berkomunikasi. Misalnya Dono melakukan “ping” ke Kasino. Mestinya ini sudah ada reply:
dini@dono:~$ ping 192.168.0.2
PING 192.168.0.2 56(84) bytes of data.
64 bytes from 192.168.0.2: icmp_seq=1 ttl=64 time=0.040 ms
64 bytes from 127.168.0.2: icmp_seq=2 ttl=64 time=0.031 ms
^C
--- 192.168.0.2 ping statistics ---
2 packets transmitted, 2 received, 0% packet loss, time 3001ms
Sekarang bagaimana caranya agar Dono, Kasino, Indro, bisa internet-an? Caranya adalah dengan ditambahkan Router. Syaratnya, Router harus memiliki 2 interface card. Yang interface satu mutlak harus Ethernet Card yang sama dengan jaringan ini. Terus yang interface dua mutlak harus sama dengan Card jaringan eksternalnya… Begitu pula IP address nya.. IP address untuk interface satu harus sama dengan net/subnet jaringan ini, kemudian IP address untuk interface dua harus sama dengan net/subnet jaringan eksternalnya… Bingung? Hehe.. langsung aja nih, pake gambar…
Topologi LAN 2 Lab
Topologi LAN 2 Lab
Biar gampang, contoh interface untuk router tersebut dibuat sama2 pake Ethernet Card… hehe.. baik itu untuk interface 1 (m0) atau untuk interface 2 (m1). Mungkin digambar itu ada yang belum saya masukin… Yaitu Routing table. Padahal ini penting untuk Router… Hehe.. Yap, ini dia routing tablenya:
Source Network from… to Destination Network… via Interface…
192.168.0.X 10.X.X.X m1
10.X.X.X 192.168.0.X m0
Dengan design seperti ini, mestinya anda sudah berhasil membuat para pengguna Lab Warkop (eh.. maksudnya PC-PC Dono, Kasino, Indro) yang sudah bisa terhubung dengan Lab Bikin Bottom (eh.. maksudnya PC-PC Spongebob & Patrick). Untuk mengecek koneksi, coba aja ping dari PC Dono misalnya, ke komputer Patrick (10.41.251.23)
dini@dono:~$ ping 10.41.251.23
Oh, perlu dicatat… PC Dono, Kasino, dan Indro untuk contoh kasus ini semuanya udah di set tuh, Default Gateway nya… Default Gateway untuk apa sih? Default Gateway adalah alamat IP yang menjadi “rujukan” jika IP tersebut ketika di proses dengan subnetmask ternyata di dapat IP yang tidak satu network/satu subnet dengan PC yang melakukan proses itu. Jadi, dari contoh di atas, ketika PC Dono melakukan perintah: ping 10.41.251.23 sebenarnya yang dilakukan Dono sebelum ping komputer Patrick adalah (step by step):
Mengekstrak alamat IP tujuan dengan subnetmask Dono (255.255.255.0). Sehingga didapatkan sebagai berikut: 10.41.251.23 AND 255.255.255.0 => didapatkan network tujuan adalah 10.41.251.X
PC Dono bingung dweh: “10.41.251.X tu jaringannya siape?! Gue cuma tau jaringan 192.168.0.X cuy, karena kalo IP gue di AND dengan subnetmask gue, dapetnya 192.168.0.X ntu… Lah, jadi ini alamat sape??” kata Dono… akhirnya dia ngecek, apakah settingan di komputer Dono (dirinya) ada Default Gateway atau tidak…
Eh ternyata ada settingan untuk Default Gateway (untung tadi Anda masukin.. hehe)
Terusin aja paket ping ICMP-nya ke Default Gateway itu.. Yang alamatnya ada di 192.168.0.100…
Paket sampai di router nih.. Router Supermen kemudian menerima dan membaca header packet.. Ini paket dari mana mo ditujuin ke siapa… Oo.. si Dono 192.168.0.1 mau ke Patrick 10.41.251.23
Router lalu melakukan proses terhadap network address itu dengan konfigurasi yang diberikan pada dirinya: 10.41.251.23 AND 255.0.0.0 ==> didapatkan network tujuan adalah 10.X.X.X
Setelah itu router membaca routing table yang saya bilang tadi ntu… Ada entry ke network 10.X.X.X gak? Kalo ada lewat mana? Ada! Lewat interface m1…
Dari interface m1 diputuskan deh, bahwa ternyata alamat IP m1 dan subnet nya sama dengan alamat IP dan subnet tujuan. Berarti ini Direct Delivery (ga disuru lewat router lagi.. atau lewatin gateway lagi.. gitu..)
Udah deh.. paket ping request nyampe ke Patrick
Patrick siap ngebales dengan ping reply….
Patrick mengekstrak IP tujuan (IP si Dono).. Dia bingung, 192.168.0.0 tu jaringan siapa? Dia cuma tau jaringan 10.0.0.0… jadi dia ngasi aja ke Default Gateway nya dia…
dan seterusnya hehehehe…
Nah, sampai sini kita sudah bisa implementasi internet (interconnect-network). Sekarang bagaimana kalau kita pengen dapet koneksi ke Internet nya nih?? Pake aja modem atau “alat” yang anda dapatkan dari Internet Service Provider / ISP (hehehe…)
Terus koneksikan modem dengan router… Pasang Default Gateway router dengan Gateway yang PASTI dikasih oleh ISP kepada modem anda… Kalo pake gambar jadi gini deh…
Topologi LAN dengan Koneksi Luar
Topologi LAN dengan Koneksi Luar
Routing table Router anda jadi nambah satu entry dweh…
Source Network from… to Destination Network… via Interface…
192.168.0.X 10.X.X.X m1
10.X.X.X 192.168.0.X m0
X.X.X.X (apapun) X.X.X.X p0
Kenapa gateway ISP kita bisa menjawab IP apapun? Emang gateway ISP tau banyak network? (routing tablenya udah buanyaakk??!) Pertanyaan yang kritis.. hehehe.. Sebenarnya, kalaupun kita mengirim paket ke host tertentu, contoh IP tujuan adalah 65.121.123.232 dari Dono:
Pertama, kata PC Dono, ini bukan jaringannya. Jadi kirim aja ke default routernya dia… alias si Supermen…
Supermen menerima dan membaca header tujuan Dono adalah 65.121.123.232… di ekstrak, trus dicek di routing table, ternyata bukan di kedua jaringannya. Ya udah terusin ke default gateway supermen (IP Gateway ISP)
IP gateway ISP nerima dan membaca header tujuan adalah 65.121.123.232… di ekstrak sesuai konfigurasi subnetmask jaringan sono, trus dicek di routing table, kalo masih belum ada, ya terusin lagi ke default gatewaynya dia..
Begitu seterusnya sampai dapat… Ok? Paha? Eh… paham??
Ceritanya kita mendesign suatu ruangan yang terdiri dari 3 komputer. Apa yang kita butuhkan untuk membuat mereka semua bisa saling terkoneksi di jaringan? Dan apa yang kita butuhkan untuk membuat mereka semua bisa saling terkoneksi dengan jaringan lain?
Setelah anda mengetahui pengklasifikasian jaringan dari posting saya yang lalu, mari kita membagi kebutuhan untuk contoh kasus kali ini:
Network-Device: 3 buah komputer
Network-Communication-Device: 1 buah Hub
Network-Medium: 3 buah Kabel UTP yang ujungnya di cremp dengan konektor RJ-(Registered Jack)-45. Dengan implementasi straight, karena untuk PC ke Hub.
Network-Interface-Card: 3 buah LAN Card / Ethernet Card
Network-Operating-System: 3 Sistem Operasi yang kernelnya mendukung protokol komunikasi TCP/IP
Dan kita pasang deh… yak.. jadi! Gambarnya seperti ini:
Topologi LAN Lab Warkop
Topologi LAN Lab Warkop
Mungkin ada pertanyaan dalam hati… Kenapa sih IP jaringan lokal biasanya berawalan 192.x.x.x atau 10.x.x.x? Hm… itu ada ketentuannya dari RFC… jadi ada alamat IP yang dialokasikan untuk kebutuhan tertentu. Seperti 192.x.x.x digunakan untuk jaringan lokal. IP 127.x.x.x digunakan untuk menunjuk host itu sendiri (loopback). Coba aja ketika komputer anda sedang mode STANDALONE, lakukan perintah “ping 127.65.32.23” (ngasal masukinnya, tepi mestinya ngefek hehe)… dijamin tetep ada reply. (Soalnya itu emang nge-ping ke diri sendiri.. hehe)
Untuk subnet, IP 192.x.x.x adalah termasuk IP kelas C. Apaan itu kelas IP?? Yah, lagi-lagi ini masalah standarisasi. TIPS: Untuk tau lebih jauh aturan-aturan di jaringan, browsing2 aja ya.. hehe.. Ga usah panik atau bingung.. Ikutin aja.. hihi.. IP kelas C mempunya default mask 255.255.255.0 yang berarti seluruh host yang ada di IP itu selama masih berada di network 192.168.0.X berarti masih dalam satu jaringan atau satu subnet.
Saya membuat konfigurasi tiap NetDevice seperti ini. Dan seharusnya, ini sudah membuat mereka berhasil saling berkomunikasi. Misalnya Dono melakukan “ping” ke Kasino. Mestinya ini sudah ada reply:
dini@dono:~$ ping 192.168.0.2
PING 192.168.0.2 56(84) bytes of data.
64 bytes from 192.168.0.2: icmp_seq=1 ttl=64 time=0.040 ms
64 bytes from 127.168.0.2: icmp_seq=2 ttl=64 time=0.031 ms
^C
--- 192.168.0.2 ping statistics ---
2 packets transmitted, 2 received, 0% packet loss, time 3001ms
Sekarang bagaimana caranya agar Dono, Kasino, Indro, bisa internet-an? Caranya adalah dengan ditambahkan Router. Syaratnya, Router harus memiliki 2 interface card. Yang interface satu mutlak harus Ethernet Card yang sama dengan jaringan ini. Terus yang interface dua mutlak harus sama dengan Card jaringan eksternalnya… Begitu pula IP address nya.. IP address untuk interface satu harus sama dengan net/subnet jaringan ini, kemudian IP address untuk interface dua harus sama dengan net/subnet jaringan eksternalnya… Bingung? Hehe.. langsung aja nih, pake gambar…
Topologi LAN 2 Lab
Topologi LAN 2 Lab
Biar gampang, contoh interface untuk router tersebut dibuat sama2 pake Ethernet Card… hehe.. baik itu untuk interface 1 (m0) atau untuk interface 2 (m1). Mungkin digambar itu ada yang belum saya masukin… Yaitu Routing table. Padahal ini penting untuk Router… Hehe.. Yap, ini dia routing tablenya:
Source Network from… to Destination Network… via Interface…
192.168.0.X 10.X.X.X m1
10.X.X.X 192.168.0.X m0
Dengan design seperti ini, mestinya anda sudah berhasil membuat para pengguna Lab Warkop (eh.. maksudnya PC-PC Dono, Kasino, Indro) yang sudah bisa terhubung dengan Lab Bikin Bottom (eh.. maksudnya PC-PC Spongebob & Patrick). Untuk mengecek koneksi, coba aja ping dari PC Dono misalnya, ke komputer Patrick (10.41.251.23)
dini@dono:~$ ping 10.41.251.23
Oh, perlu dicatat… PC Dono, Kasino, dan Indro untuk contoh kasus ini semuanya udah di set tuh, Default Gateway nya… Default Gateway untuk apa sih? Default Gateway adalah alamat IP yang menjadi “rujukan” jika IP tersebut ketika di proses dengan subnetmask ternyata di dapat IP yang tidak satu network/satu subnet dengan PC yang melakukan proses itu. Jadi, dari contoh di atas, ketika PC Dono melakukan perintah: ping 10.41.251.23 sebenarnya yang dilakukan Dono sebelum ping komputer Patrick adalah (step by step):
Mengekstrak alamat IP tujuan dengan subnetmask Dono (255.255.255.0). Sehingga didapatkan sebagai berikut: 10.41.251.23 AND 255.255.255.0 => didapatkan network tujuan adalah 10.41.251.X
PC Dono bingung dweh: “10.41.251.X tu jaringannya siape?! Gue cuma tau jaringan 192.168.0.X cuy, karena kalo IP gue di AND dengan subnetmask gue, dapetnya 192.168.0.X ntu… Lah, jadi ini alamat sape??” kata Dono… akhirnya dia ngecek, apakah settingan di komputer Dono (dirinya) ada Default Gateway atau tidak…
Eh ternyata ada settingan untuk Default Gateway (untung tadi Anda masukin.. hehe)
Terusin aja paket ping ICMP-nya ke Default Gateway itu.. Yang alamatnya ada di 192.168.0.100…
Paket sampai di router nih.. Router Supermen kemudian menerima dan membaca header packet.. Ini paket dari mana mo ditujuin ke siapa… Oo.. si Dono 192.168.0.1 mau ke Patrick 10.41.251.23
Router lalu melakukan proses terhadap network address itu dengan konfigurasi yang diberikan pada dirinya: 10.41.251.23 AND 255.0.0.0 ==> didapatkan network tujuan adalah 10.X.X.X
Setelah itu router membaca routing table yang saya bilang tadi ntu… Ada entry ke network 10.X.X.X gak? Kalo ada lewat mana? Ada! Lewat interface m1…
Dari interface m1 diputuskan deh, bahwa ternyata alamat IP m1 dan subnet nya sama dengan alamat IP dan subnet tujuan. Berarti ini Direct Delivery (ga disuru lewat router lagi.. atau lewatin gateway lagi.. gitu..)
Udah deh.. paket ping request nyampe ke Patrick
Patrick siap ngebales dengan ping reply….
Patrick mengekstrak IP tujuan (IP si Dono).. Dia bingung, 192.168.0.0 tu jaringan siapa? Dia cuma tau jaringan 10.0.0.0… jadi dia ngasi aja ke Default Gateway nya dia…
dan seterusnya hehehehe…
Nah, sampai sini kita sudah bisa implementasi internet (interconnect-network). Sekarang bagaimana kalau kita pengen dapet koneksi ke Internet nya nih?? Pake aja modem atau “alat” yang anda dapatkan dari Internet Service Provider / ISP (hehehe…)
Terus koneksikan modem dengan router… Pasang Default Gateway router dengan Gateway yang PASTI dikasih oleh ISP kepada modem anda… Kalo pake gambar jadi gini deh…
Topologi LAN dengan Koneksi Luar
Topologi LAN dengan Koneksi Luar
Routing table Router anda jadi nambah satu entry dweh…
Source Network from… to Destination Network… via Interface…
192.168.0.X 10.X.X.X m1
10.X.X.X 192.168.0.X m0
X.X.X.X (apapun) X.X.X.X p0
Kenapa gateway ISP kita bisa menjawab IP apapun? Emang gateway ISP tau banyak network? (routing tablenya udah buanyaakk??!) Pertanyaan yang kritis.. hehehe.. Sebenarnya, kalaupun kita mengirim paket ke host tertentu, contoh IP tujuan adalah 65.121.123.232 dari Dono:
Pertama, kata PC Dono, ini bukan jaringannya. Jadi kirim aja ke default routernya dia… alias si Supermen…
Supermen menerima dan membaca header tujuan Dono adalah 65.121.123.232… di ekstrak, trus dicek di routing table, ternyata bukan di kedua jaringannya. Ya udah terusin ke default gateway supermen (IP Gateway ISP)
IP gateway ISP nerima dan membaca header tujuan adalah 65.121.123.232… di ekstrak sesuai konfigurasi subnetmask jaringan sono, trus dicek di routing table, kalo masih belum ada, ya terusin lagi ke default gatewaynya dia..
Begitu seterusnya sampai dapat… Ok? Paha? Eh… paham??
Rabu, 06 Maret 2013
Kulepaskan sesak ini dengan sejuta luka….
hembuskan kepedihan dalam sebuah ketiadaan
tag ada yang ingin kehilangan namun inilah kenyataan
inilah hidup………..
tag selalu sejalan dengan harapan….
aku pernah mencintai tanpa di cintai…
aku juga pernah dicintai tanpa mencintai
semua itu hanya menjadi sebuah luka
aku sangat ingin menangis tapi kutahan sekuat hatiku
meski tanpa sadar airmtaku jatuh perlahan
namun bibirku ini masih senantiasa tersenyum
aku hanya ingin kalian tau aku adalah orang yang kuat…
mencoba mengerti arti kehidupan
bagiku adalah proses pendewasaan diri…
yang tag kan pernah ku dapatkan
jika aku tag pernah merasakan………………….
hembuskan kepedihan dalam sebuah ketiadaan
tag ada yang ingin kehilangan namun inilah kenyataan
inilah hidup………..
tag selalu sejalan dengan harapan….
aku pernah mencintai tanpa di cintai…
aku juga pernah dicintai tanpa mencintai
semua itu hanya menjadi sebuah luka
aku sangat ingin menangis tapi kutahan sekuat hatiku
meski tanpa sadar airmtaku jatuh perlahan
namun bibirku ini masih senantiasa tersenyum
aku hanya ingin kalian tau aku adalah orang yang kuat…
mencoba mengerti arti kehidupan
bagiku adalah proses pendewasaan diri…
yang tag kan pernah ku dapatkan
jika aku tag pernah merasakan………………….
Langganan:
Postingan (Atom)